Warga Minta Pemerintah Untuk bangun Bronjong Selamatkan Sekolah TK Al-IKhlas Dari Bencana
Poto : Kondisi Bibir Sungai Batang Salai di Lorong Hutabaru Pardomuan, Kec.Angkola Selatan, Warga Butuh Pembangunan Bronjong Demi Keselamatan Sekolah TK AL IKHLAS.
Tapanuli Selatan I SigapnewsSumut.- Trauma akibat banjir Bandang Air Sungai Garoga yang terjadi Sekira 25 Nopember 2025 lalu, yang memporak porandakan Infrastruktur jalan, sekolah, rumah ibadah dan pemukiman warga, seperti di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru , Kab. Tapanuli Selatan.
Di Lorong Hutabaru, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan juga mengalami hal yang sama di waktu yang sama, Air Sungai Batang Salai dan Air Sungai Mosa meluap dan menimbulkan banjir bandang, sehingga banyak Infrastruktur jalan jembatan, gedung sekolah, tempat Ibadah bahkan Pemukiman pun banyak yang rusak, ujar Minta Br. Harahap selaku Kepala TK AL-IKHLAS yang juga mengalami korban banjir bandang, segingga mengalami kerusakan Gedung Sekolah TK.
Lanjut Minta Br. Harahap bahwa terkait dengan Musibah banjir , maka Pemerintah Daerah mendata kerusakan akibat musibah banjir dan dilakukan pendataan kemudian dilaporkan ke Pemerintah Pusat, sehingga di tahun depan (2026) Alhamdulillah Sekolah TK Al IKHLAS mendapat bantuan Kementerian Dikdas RI untuk Rehabilitasi Gedung atau RKB dan bantuan lain pada Revitalisasi 2026. terang Ibu Harahap.
Namun harapan kami semoga Bapak Bupati Gus Irawan Pasaribu mengalokasikan Anggaran untuk Pembangunan Bronjong sepanjang 300 meter di Bibir Sungai Batang Salai persis di Belakang Sekolah TK AL IKHLAS walaupun secara bertahap, karena bila hujan turun derasdan agak lama, maka muncul kekhawatiran tentang peristiwa banjir bandang di tahun lalu.
Pantauan NGO BPP Lembaga Independen Pengawasan Pejabat & Aparatur Negara Sumatera Utara ( LIPPAN SUMUT) di Lokasi Sekolah TK AL-IKHLAS, maka untuk mencegar dampak banjir susulan, maka Sekolah TK Al Ikhlas , masih membutuhkan bantuan kepada Pemerintah Daerah, agar dilakukan segera Pembangunan Bronjong di Belakang Sekolah selkitar 300 an meter , tegas U.N.R. Hasibuan, S.H. ( Ketua BPP LIPPAN SUMUT.
Pembangunan bronjong penahan tebing di bibir sungai berfungsi utama untuk mencegah erosi dan longsor, meredam arus air yang deras, menstabilkan struktur tanah, serta melindungi permukiman warga dan infrastruktur di sekitar tepi sungai. Pungkas Hasibuan.
Pihak Dinas PUPR Daerah Kab. Tapanuli Selatan saat dihubungi tentang Pembangunan Bronjong di Bibir Sungai Batang Salai, untuk mencegah Banjir , silakan dibuat laporan atau Permohonan ke Kantor Dinas PUPR atau ke kantor Camat setempat untuk diusulkan ke Musrembang, sehingga di tahun depan mudah-mudahan terakomodir.
Editor :Uba Nauli Hasibuan,S.H.
Source : Minta Br. Harahap, U.N.R. Hasibuan, PUPR Tapsel