Babak 16 Besar Piala Dedi Iskandar Cup : Bina Putra dan GA FC Melaju ke Babak Perempat Final
Babak 16 Besar Piala Dedi Iskandar Cup : Bina Putra dan GA FC Melaju ke Babak Perempat Final
LABURA — Dua hari jeda usai fase grup, Kini Babak 16 besar turnamen Mini Soccer Piala Dedi Iskandar Cup 2025 kembali bergulir di Lapangan Tanah Rendah, Tanjung Sari, Aek Kanopan Kabupaten Labuhan batu Utara, Jum'at (21/11)
Babak krusial hari ini mempertemukan Tim tim terbaik yang telah lolos dalam fase grup, diantaranya Bina Putra FC berhadapan dengan Samsat FC, yang dimenangkan oleh Bina Putra dengan skor 2-0, kemenangan itu diluar dugaan, Samsat FC salah satu tim yang di gadang gadangkan salah satu skuad finalis yang nyata nya harus kandas dengan tim kuda hitam asal Kanopan ulu yang baru saja dibentuk. dan Bina Putra FC berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final.
Tak kalah seru, laga kedua antara GA FC melawan Tim asal Kualuh Selatan, Persuja Grib. Tim spesialis finalis tersebut harus merima keunggulan GA FC dengan skor 3-2, yang berjalan ketat, emosional, dan penuh kejutan.
Pertandingan hidup mati tersebut, langsung memanas begitu GA FC dan Persuja memasuki lapangan, dua tim dengan karakter permainan kontras yang sama-sama mengincar kemenangan.
Persuja tampil dominan sejak awal, menguasai aliran bola dan memaksa GA FC bermain lebih bertahan. Namun dominasi itu tak menghasilkan gol. Justru GA FC yang tampil lebih efisien.
Memasuki satu menit terakhir babak pertama, Lapangan kebanggaan anak Aek konapan tersebut mendadak bergemuruh. Ican, pemain bernomor punggung 7, memecah kebuntuan lewat sundulan halus memanfaatkan umpan tendangan bebas. Gol itu tak hanya mengejutkan Persuja, tapi juga mengubah ritme permainan menjelang turun minum. GA FC menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, manajer Persuja, Kiki Pasaribu, melakukan rotasi strategis. Salim ditarik keluar, dan Jordi nomor punggung (4) masuk untuk menambah variasi serangan. Pergantian itu langsung memberi dampak besar.
Di menit-menit awal, Persuja Grib membangun serangan, dengan pemain berpengalaman Ikbal melepaskan tembakan keras dari depan gawang setelah memanfaatkan kemelut. Skor berubah imbang 1-1.
Tak berhenti di situ, hanya selang satu menit, pemain pengganti Jordi menunjukkan kelasnya. Melalui kerja sama apik dengan Boy di area kotak penalti, bola-bola pendek yang mereka bangun berujung gol cantik. Persuja berbalik unggul 2-1.
Alih-alih menambah gol, Serangan Persuja semakin menggila. Tendangan jarak jauh mereka beberapa kali menguji ketangguhan kiper GA FC yang tampil disiplin menjaga gawang. Namun di tengah tekanan, GA FC justru menemukan celah.
Kelalaian Persuja dalam menjaga transisi dimanfaatkan sempurna oleh GA FC. Melalui skema serangan balik cepat, Bayu memanfaatkan umpan silang yang sempat ditepis kiper. Bola melewati garis gawang, dan wasit dengan tegas mengesahkan gol. Skor kembali imbang 2-2.
Di pertengahan babak kedua, Yogi pemain GA FC yang lama absen dunia mini soccer, muncul sebagai pahlawan. Mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan jarak jauh yang melengkung indah menghujam gawang Persuja. Penonton bergemuruh, suporter GA FC berdiri menyambut gol spektakuler itu. Skor berbalik menjadi 3-2 untuk GA FC.
Tersengat gol tersebut, Persuja kembali membangun serangan bertubi-tubi. Boy dan Andre berulang kali mencoba menembus pertahanan GA FC, namun solidnya lini belakang dan ketenangan kiper membuat upaya mereka sia-sia.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan. GA FC memastikan langkah ke babak berikutnya dalam duel dramatis yang layak disebut salah satu pertandingan terbaik di fase gugur.
Sebuah laga penuh emosi, strategi, dan determinasi tinggi persis seperti yang diharapkan dari turnamen sebesar Piala Dedi Iskandar Cup 2025. GA FC dan Bina Putra FC melaju, sementara Persuja dan Samsat FC harus pulang lebih cepat meski tampil dominan di sejumlah momen penting di masa fase grup.(D2)
Editor :Dedek Muhammad Noor