Bupati Hendri Yanto Sitorus Hadiri Pengukuhan Pengurus Kadin Labura 2026–2031
Photo : Bupati Hendri Yanto Sitorus Hadiri Pengukuhan Pengurus Kadin Labura 2026–2031
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA — Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Hendri Yanto Sitorus menghadiri pengukuhan kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Labuhanbatu Utara masa bakti 2026–2031, sekaligus Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ahmad Dewi Syukur, Aekkanopan, Rabu (2/9/2026). Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung.
Pengukuhan kepengurusan Kadin Labura menjadi momentum baru bagi organisasi dunia usaha tersebut untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Bupati Hendri Yanto Sitorus mengapresiasi jajaran pengurus Kadin Labura yang telah dikukuhkan oleh Ketua Kadin Provinsi Sumatera Utara Firsal Dida Mutyara.
Menurut Hendri, Kadin memiliki posisi strategis sebagai wadah dunia usaha sekaligus jembatan komunikasi antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.
"Kadin memiliki peran strategis dalam menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah daerah," ujar Hendri dalam kegiatan tersebut.
Ia mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan dunia usaha untuk mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Labura.
Kabupaten Labuhanbatu Utara, kata dia, memiliki sejumlah sektor potensial yang dapat terus dikembangkan, mulai dari perkebunan, perdagangan, jasa, industri pengolahan hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Namun, potensi tersebut dinilai tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya yang tersedia. Diperlukan inovasi, investasi serta peningkatan daya saing agar aktivitas ekonomi mampu memberikan dampak lebih besar terhadap masyarakat.
"Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui inovasi, investasi dan peningkatan daya saing," katanya.
Menurut Hendri, penguatan sektor usaha pada akhirnya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Labura.
Karena itu, ia berharap kepengurusan Kadin yang baru dapat mengambil peran lebih aktif dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan produktif.
Momentum Konsolidasi Dunia Usaha
Sementara itu, Wakil Bupati Labura Samsul Tanjung mengatakan pengukuhan pengurus Kadin tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses organisasi setelah sebelumnya dilaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) III Kadin Labura.
Menurut Samsul, Muskab tidak hanya menjadi forum pergantian maupun penetapan kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
"Ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi serta merumuskan langkah strategis dalam memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Samsul.
Ia menilai hubungan yang konstruktif antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi.
Melalui Rapimkab, Kadin diharapkan mampu merumuskan program kerja yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal organisasi, tetapi juga mampu menjawab tantangan dunia usaha dan kebutuhan pembangunan Labura.
Penguatan koordinasi antara pemerintah, Kadin dan pelaku usaha juga diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif serta mendorong pelaku UMKM dan sektor usaha lokal agar semakin kompetitif.
Dihadiri Sejumlah Tokoh
Pengukuhan kepengurusan Kadin Labura masa bakti 2026–2031 tersebut turut dihadiri Ketua Kadin Provinsi Sumatera Utara Firsal Dida Mutyara.
Hadir pula Ketua DPRD Labuhanbatu Utara Rimba Bertuah Sitorus, Wakil Ketua Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Sumut Yudha Johansyah, serta sejumlah pengurus Kadin dari kabupaten/kota tetangga.
Di antaranya Ketua Kadin Kabupaten Serdang Bedagai, Asahan dan Langkat.
Kehadiran jajaran Kadin dari sejumlah daerah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya jejaring dan kolaborasi antarpelaku dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2031, Kadin Labura diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi representasi pengusaha, tetapi mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengidentifikasi persoalan dunia usaha, membuka peluang investasi, memperkuat UMKM dan mendorong lahirnya kebijakan ekonomi yang berpihak pada pertumbuhan usaha lokal.
Tantangan tersebut kini berada di tangan kepengurusan baru Kadin Labura untuk diterjemahkan dalam program kerja yang konkret dan terukur selama lima tahun ke depan.(DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor