Kementerian UMKM Gelar Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Labura
Photo : Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Aula Ahmad Dewi Syukur, Kompleks Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kamis (5/11/26).
Kegiatan yang diinisiasi Partai Amanat Nasional (PAN) Labura tersebut menghadirkan Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman. Namun, karena agenda lain, Menteri UMKM berhalangan hadir dan diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Usaha Mikro, Reghi Perdana.
Dalam sambutannya, Reghi menegaskan bahwa usaha mikro memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian nasional. Ketangguhan sektor ini, menurutnya, telah terbukti ketika Indonesia menghadapi berbagai tekanan ekonomi, termasuk pandemi COVID-19 dan krisis moneter beberapa dekade silam.
“UMKM memiliki posisi penting dalam perekonomian kita. Ketika COVID, ketika krisis moneter, teman-temanlah yang kemudian mampu tampil ke depan untuk bertarung menyelamatkan perekonomian bangsa,” ujarnya.
Ia menyebutkan, dari sekitar 63 juta pelaku usaha di Indonesia, sebanyak 93 persen di antaranya bergerak di sektor usaha mikro. Besarnya jumlah tersebut menunjukkan bahwa usaha mikro membutuhkan perhatian serius melalui pembinaan dan pendampingan berkelanjutan.
Menurut Reghi, dukungan pemerintah tidak cukup hanya mendorong masyarakat untuk memulai usaha. Para pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan dalam mengakses pembiayaan, mengurus legalitas usaha, serta meningkatkan kualitas produk agar mampu berkembang dan memiliki daya saing.
Melalui festival tersebut, pemerintah berupaya membuka akses informasi bagi pelaku usaha mikro mengenai berbagai fasilitas dan kemudahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Reghi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pemahaman dan solusi atas berbagai kebutuhan usaha, khususnya terkait pembiayaan, legalitas, serta peningkatan kualitas produk.
Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI, H. Saleh Partaonan Daulay juga turut hadir dan menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran rombongan pejabat pemerintah pusat dan tamu undangan dari luar daerah disambut dengan pertunjukan pencak silat serta tabuhan seni Bordah, salah satu kesenian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Labuhanbatu Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus, Ketua PAN Labura Ahmad Fauzi Syahputra, para OPD dan bersama sejumlah undangan dan pelaku usaha mikro.
Festival ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro melalui kemudahan akses pembiayaan, kepastian legalitas, perlindungan usaha, dan pendampingan yang berkelanjutan.(DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor