Rita Destini Rangsang Minat Siswa SD Belajar Matematika Dengan Permainan Tangram
Dosen Pendidikan Matematika UMN Al-Washliyah Medan, Dr. Rita Destini, M.Pd., mensimulasikan permainan tangram kepada para guru SDN 106165 Desa Marindal I, Rabu (22/11/2023).
SIGAPNEWS.CO.ID | MEDAN - Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan, Dr. Rita Destini, M.Pd., menerapkan cara unik untuk merangsang minat siswa SD belajar matematika. Sang akademisi memanfaatkan permainan tangram untuk merangsang semangat dan keingintahuan peserta didik dalam memahami konsep geometri, simetri, dan pemecahan masalah.
Sosialisasi dan simulasi permainan tangram dilakukan Rita terhadap para siswa dan guru SDN 106165 Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, saat dirinya melaksanakan program Pengadilan Kepada Masyarakat (PKM) di sekolah terkait, Rabu (22/11/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan juga bagian dari kontribusi Akademisi UMN Al-Washliyah Medan untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan di dunia pendidikan ini, turut pula diikuti Dra. Elia Putri, M.Pd, Lia Afriyanti Nasution, S.Pd. M.Pd., Khairunnisyah Pulungan, dan Nove Susanti Waruwu.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Dr. Rita Destini, M.Pd. mengatakan, tangram adalah sejenis permainan puzzle yang terdiri dari tujuh potongan atau tan, dan dapat disusun membentuk berbagai gambar.
Permainan Tangram sendiri menurutnya, selain menjadi metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi siswa, juga dapat digunakan oleh guru sebagai alternatif ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan dinamis.
Oleh karena itu, sosialisasi dan simulasi permainan tangram dalam pembelajaran matematika bagi siswa SD memiliki banyak manfaat. Pertama, permainan ini akan merangsang minat peserta didik untuk belajar matematika. Pasalnya, permainan tangram dapat membuat seorang siswa lebih tertarik untuk belajar tentang bentuk, ukuran, simetri, dan konsep ruang.
Manfaat kedua, sambung Rita, permainan tangram mampu meningkatkan keterampilan berpikir logis dan pemecahan masalah. Melalui permainan ini, seorang siswa dapat belajar memecahkan suatu masalah dan berpikir kreatif menyusun potongan-potongan tangram menjadi bentuk tertentu.
Ketiga, permainan Tangram mampu membangun kerja tim dan keterampilan sosial: Dalam sebuah turnamen tangram, siswa dapat bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan suatu tantangan yang dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif.
Sedangkan manfaat keempat, lanjutnya, permainan tangram dapat menjadi alternatif ice breaking. Tidak heran jika permainan ini umum digunakan untuk membuka sesi pembelajaran dengan suasana yang menyenangkan, sehingga membuat siswa lebih rileks dan siap belajar.
"Dapat dikatakan, permainan tangram adalah metode pembelajaran yang menarik dan efektif untuk merangsang siswa memahami konsep-konsep matematika, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir logis, keterampilan kolaboratif, dan kemampuan komunikasi siswa," ujar Rita.
Editor :Wardika

