Hadiri Rakerda LPTQ
Amir Hamzah Berharap Binjai Kembali Tuan Rumah MTQ Sumut
Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P., menyampaikan pidatonya dalam kegiatan Rakerda LPTQ Kota Binjai 2024, Jumat (02/07/2024).
SIGAPNEWS.CO.ID | BINJAI - Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.A.P., berharap Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Binjai mampu menjadi inisiator pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Jika ini terealisasi, maka Kota Binjai akan kembali menjadi tuan rumah setelah terakhir kali digelar pada 2014 silam.
"Saya berharap kepada Ketua LPTQ Kota Binjai supaya MTQ tingkat provinsi dapat kembali diselenggarakan di Kota Binjai. Tentu menjadi suatu kehormatan bagi kita sebagai tuan rumah," ungkapnya, saat menghadiri Rakerda LPTQ Kota Binjai 2024 di Hotel Theme Park Resort, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Jumat (02/08/2024) sore.
Secara khusus Amir Hamzah menyambut baik pelaksanaan Rakerda LPTQ Kota Binjai sebagai media evaluasi atas program kerja yang telah dilaksanakan dan sarana menyusun berbagai program baru, sehingga diharapkan dapat lebih memperluas peran LPTQ, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas qari dan qariah.
Sebagai masukan, mantan Ketua LPTQ Kota Binjai tersebut sangat berharap dukungan para alim ulama, pengurus IPQAH, dan insan pecinta Alquran, terkhusus kepada jajaran pengurus LPTQ di Kota Binjai di tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan, agar membuat arisan Keluarga Besar LPTQ Kota Binjai.
Selain efektif dalam menguatkan hubungan silaturahmi dan komunikasi, kegiatan tersebut diharapkan pula meningkatkan solidaritas di antara sesama anggota Keluarga Besar LPTQ Kota Binjai, sehingga mampu mengoptimalkan pelaksanaan berbagai program kerja organisasi.
"Saya sangat berharap, rakerda ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah menghimpun berbagai terobosan dan inovasi, agar setiap insan dan generasi muda pecinta Alquran, terutama para qari dan qariah di Kota Binjai, dapat berprestasi di tingkat provinsi, nasional dan internasional," ujar Amir Hamzah.
Sebelumnya saat membuka rakerda ini, Ketua LPTQ Kota Binjai, yang juga Sekretaris Daerah Kota Binjai, H. Irwansyah Nasution, S.Sos. M.M., mengatakan, kegiatan ini penting dilaksanakan untuk menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang LPTQ Kota Binjai, sebagai upaya meningkatkan kualitas kader-kader penghafal Alquran di Kota Binjai.
"Harapan saya dan tentunya harapan kita semua, peringkat Kota Binjai pada MTQ tingkat provinsi tahun depan dan tahun-tahun berikutnya dapat terus meningkat dari raihan pada 2024 ini di peringkat 5 dari total 34 kabupaten/kota di Sumut," ungkapnya.
Lebih jauh Irwansyah mengajak seluruh unsur pengurus LPTQ tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, agar bahu-membahu mendorong peningkatan kualitas program pembinaan, demi menciptakan generasi muda penghafal Alquran yang diharapkan menjadi teladan, serta mampu mengukir prestasi terbaik di tingkat regional, nasional, dan internasional.
Namun pun dia tetap memohon kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ di Kota Binjai, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan agar dapat mengakomodir segala kendala dan hal-hal yang dibutuhkan para guru mengaji dari masing-masing kelurahan, untuk diupayakan solusinya.
"Saya patut berterimakasih kepada masing-masing ketua LPTQ kecamatan se-Kota Binjai atas kerja kerasnya dan partisipasinya dalam melakukan pembinaan. Mohon maaf jika dana pembinaan masih belum memadai. Namun sepanjang saya mampu, saya akan selalu siap membantu," ucap Irwansyah.
Sementara itu, Pembina LPTQ Kota Binjai, Drs. H. Jaharuddin Batubara, M.A. dalam amanahnya menyampaikan tiga masukan penting dalam mendukung optimalisasi pelaksanaan program kerja LPTQ Kota Binjai, serta menciptakan generasi muda Kota Binjai yang religius dan cinta Alquran.
Ketiga masukan tersebut antara lain, mengharapkan Pemerintah Kota Binjai memberikan insentif tambahan bagi guru-guru mengaji tradisional, meminta LPTQ maksimal menjalankan pembinaan dengan mengupayakan sumbangan dan bantan dari pengusaha Muslim, terutama di tingkat kecamatan, serta senantiasa menjalin ukhuwah dan kekompakan di internal Keluarga LPTQ Kota Binjai, sehingga program yang dijalankan dapat terealisasi optimal sesuai rencana kerja.
"Tapi dari ketiga masukan ini, saya mohon kepada Pemko Binjai agar menyisakan anggaran untuk insentif guru-guru mengaji tradisional kita di masing-masing masjid dan musala di setiap kelurahan. Karena pada dasarnya mereka ini yang memasak, dan kita yang menikmati," sebut Jaharuddin.
Ketua Harian LPTQ Kota Binjai, Drs. H. Zisperdi, M.Pd., dalam laporannya menjelaskan, Rakerda LPTQ Kota Binjai 2024 diikuti sebanyak 70 peserta, terdiri dari pengurus LPTQ tingkat Kota, kecamatan, dan kelurahan di Kota Binjai. Biaya kegiatan ini sendiri bersumber dari dana hibah APBD Kota Binjai tahun anggaran 2024.
Editor :Wardika

