DPPKB Labura Gelar Wisuda Sekolah Lansia “Sidaya” Strata 1, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif
DPPKB Labura Gelar Wisuda Sekolah Lansia “Sidaya” Strata 1, Dorong Lansia Tetap Sehat dan Produktif
LABUHANBATU UTARA — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar wisuda Sekolah Lansia “Sidaya” Strata 1 bertema “Lansia Sehat, Aktif, Produktif, dan Mandiri” di Aula Ahmad Dwi Syukur, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hendriyanto Sitorus, SE., MM, Wakil Bupati Dr. H. Samsul Tanjung, ST., MH, Ketua DPRD Rimba Bertuah Sitorus, SE., MM, perwakilan BKKBN Sumut, serta Ketua TP PKK Ny. dr. Hj. Rama Dhona Hendriyanto Sitorus, M.Ked(Ped), Sp.A. Unsur Forkopimca, kepala OPD, camat, dan para kader KB juga hadir mendampingi prosesi wisuda.
Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dedikasi para pengajar Sekolah Lansia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas DPPKB dan para guru di Sekolah Lansia yang telah menjadi pengajar bagi orang tua kita yang sudah lanjut usia. Mereka mengajar tanpa gaji, tanpa anggaran, tetapi tetap bekerja dengan hati,” ujar Hendriyanto.
Hendriyanto juga menyampaikan rasa bangga kepada para wisudawan dan wisudawati. Menurutnya, semangat para lansia mengikuti kegiatan belajar menunjukkan energi positif dan keinginan kuat untuk terus berkembang.
“Terima kasih kepada orang tua kami, para wisudawan dan wisudawati yang sangat energik. Di usia yang tidak lagi muda, Bapak dan Ibu masih semangat menuntut ilmu. Ini contoh luar biasa bagi generasi muda,” tegasnya.
Sementara Kepala DPPKB Labura Erni Melinda Napitupulu dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mengacu pada regulasi nasional penyelenggaraan sekolah lansia, termasuk Keputusan Deputi KSPK BKKBN No. 15/KEP.KSPK/F3/2024. Sebanyak 80 wisudawan mengikuti kegiatan secara tatap muka dengan pembiayaan bersumber dari dana P-APBD tahun 2025.
Erni menjelaskan, Sekolah Lansia baru dilaksanakan di Desa Damuli Pekan dan Desa Pulo Dogom selama satu semester. Proses belajar berlangsung sekali seminggu dengan 12 materi pembelajaran, mulai dari konsep penuaan, kesehatan fisik-mental, penyakit degeneratif, gizi lansia, hingga olahraga dan wisata ramah lansia.
Ia menekankan bahwa seluruh proses belajar mengajar dilakukan dengan dedikasi penuh oleh tim pengajar yang terdiri dari pegawai DPPKB, penyuluh KB, dan kader desa. “Kegiatan ini belum masuk dalam anggaran. Para guru lansia mengajar secara sukarela, tanpa dibayar, namun tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan komitmen,” ujar Erni.
Program Sekolah Lansia diharapkan menjadi wadah agar peserta tetap sehat, aktif, produktif, serta mampu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.
“Para wisudawan diharapkan terus berkontribusi sebagai pribadi yang mandiri dan produktif menuju Indonesia Emas 2045,” tambah Erni.
Rangkaian acara dii tutup dengan photo bersama oleh seluruh peserta wisuda dan wisudan.(D2)
Editor :Dedek Muhammad Noor