Hendro Susanto Kunjungi Korban Kebakaran Kelurahan Damai
Calon Wakil Walikota Binjai dari Partai Golkar dan PKS, Hendro Susanto, S.T. M.I.Kom., menyerahkan tali asih kepada korban kebakaran di Jalan Sumatera, Lingkungan VI, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, Senin (23/09/2024).
SIGAPNEWS.CO.ID | BINJAI - Calon Wakil Walikota Binjai dari Partai Golkar dan PKS, Hendro Susanto, S.T. M.I.Kom., mengunjungi korban kebakaran di Jalan Sumatera, Lingkungan VI, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, Senin (23/09/2024).
Mantan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara ini sengaja hadir untuk menemui Tuti, sang korban kebakaran, guna memberikan dukungan moril dan materil.
"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Bu Tuti. Semoga ada hikmah di balik musibah ini," ungkap Hendro, yang hadir bersama Ketua DPD PKS Kota Binjai, Muhty Ardiansyah, S.Pd. dan Ketua MPD PKS Kota Binjai, yang juga Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi PKS, Fitriyani, A.Md.
Tidak lama setelah berbincang dengan korban kebakaran dan meninjau beberapa bagian bangunan rumah yang terbakar, Hendro yang di Pilkada Kota Binjai 2024 ini berpasangan dengan Calon Walikota Binjai, H. Zainuddin Purba, S.H., menyempatkan diri bersilaturahmi dan bercengkerama dengan puluhan warga setempat.
Tidak lupa dia juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya musibah serupa, dan meminta warga menyiapkan peralatan pemadam api pada masing-masing rumah.
"Jadikan musibah ini sebagai pengalaman kita bersama, agar kita senantiasa waspada. Harus kita ingat, musibah kebakaran yang menimpa Bu Tuti dapat terjadi pada siapapun dan ini adalah cobaan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ucap Hendro.
Seperti diketahui, musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Tuti, di Jalan Sumatera, Lingkungan VI, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, terjadi pada Minggu (22/09/2024) malam.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa atau korban luka, namun kerugian material akibat musibah kebakaran yang diduga dipicu hubungan arus pendek listrik ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Editor :Wardika

