Kunjungan Jaksa Agung, Aliasi Mahasiswa Akan Gelar UNRAS, Soroti Dugaan Korupsi di Deli Serdang
Gambar ilustrasi aksi unjuk rasa
SIGAPNEWS.CO.ID | MEDAN - Aliansi Mahasiswa Sumatera akan menggelar aksi solidaritas bertepatan dengan kunjungan kerja Jaksa Agung ke Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/2/26). Aksi tersebut diklaim sebagai bentuk desakan agar kunjungan orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu tidak sekadar bersifat seremonial.
Ketua Aliansi Mahasiswa, Sahrul, menyampaikan rencana aksi itu dalam konferensi pers yang digelar di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (26/2). Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa mahasiswa ingin memastikan kunjungan Jaksa Agung memiliki dampak konkret terhadap penanganan kasus korupsi di Sumatera Utara.
“Kunjungan Jaksa Agung ke Sumatera Utara harus ada target, jangan hanya menjadi ajang pencitraan. Melihat kasus korupsi di Sumatera Utara ini semakin meningkat. Jaksa Agung harus membuat kejutan dengan membongkar kasus korupsi, khususnya di Pemkab Deli Serdang,” ujar Sahrul.
Menurutnya, momentum kunjungan tersebut seharusnya menjadi sinyal kuat untuk percepatan penuntasan sejumlah perkara yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia secara khusus menyoroti dugaan penyimpangan pada proyek-proyek di Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang.
Sahrul menyebut, sejumlah persoalan yang diduga berbau korupsi di dinas tersebut antara lain terkait pembangunan jalan, pembangunan drainase, pemeliharaan jalan, hingga dugaan praktik jual beli proyek melalui mekanisme pengondisian untuk memenangkan rekanan tertentu.
“Diduga kuat ada penyalahgunaan jabatan oleh pejabat di Pemkab Deli Serdang. Ini harus menjadi atensi Jaksa Agung untuk membongkar kebusukan pejabat di Pemkab Deli Serdang,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, belakangan isu dugaan pengondisian salah satu perusahaan penyedia jasa kembali mencuat dan menyeret nama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Salah satu isu yang berkembang disebut berkaitan dengan tubuh Dinas SDABMBK.
Meski demikian, Sahrul mengakui dugaan tersebut belum terbukti secara hukum. Ia menegaskan, justru karena itu pihaknya mendesak Kejaksaan Agung turun tangan melakukan penyelidikan mendalam.
“Meski belum terbukti, isu ini harus mendapat perhatian serius dari Kejaksaan Agung. Jangan sampai praktik-praktik seperti ini terus berulang dan merugikan masyarakat,” imbuhnya.
Aliansi Mahasiswa Sumatera yang terdiri dari mahasiswa berbagai kampus di Kota Medan menilai Sumatera Utara masih tergolong rawan praktik korupsi, khususnya dalam sektor pelaksanaan proyek dan pengadaan barang dan jasa. Mereka menilai aparat penegak hukum selama ini belum maksimal dalam menertibkan dugaan penyimpangan di sektor tersebut.
Melalui aksi solidaritas yang akan digelar besok, mahasiswa berharap Jaksa Agung menjadikan Sumatera Utara sebagai prioritas penegakan hukum dan secara serius membongkar dugaan korupsi di Dinas SDABMBK Deli Serdang.(DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor