Belajar Sejarah Perjuangan Bangsa
Mahasiswa INSAN Binjai Kunjungi Museum Djoeang '45 Sumut
Mahasiswa Program Studi PAI FTK INSAN Kota Binjai, Dosen Pengampu Mata Kuliah Filsafat Sejarah, Dr. (C) Wiene Surya Putra, M.Pd., dan Pengurus DHC BPK '45 Kota Binjai, Wardika Aryandi, S.S., foto bersama di Gedung Museum Djoeang '45 Sumut.
SIGAPNEWS.CO.ID | MEDAN - Sedikitnya 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN), Kota Binjai, Sumatera Utara, mengikuti program kuliah di luar kampus dengan mengunjungi Gedung Museum Djoeang '45 Sumatera Utara, Kota Medan, Kamis (26/06/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kesadaran sejarah, sekaligus memperluas pengetahuan mahasiswa tentang kisah dan strategi perjuangan para pejuang dan tokoh masyarakat Sumatera Utara dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Dr. (C) Wiene Surya Putra, M.Pd., selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Filsafat Sejarah FTK INSAN Kota Binjai, sekaligus Pemilik dan Pengelola Website: sejarahlokalsumut.org, mengatakan, program kuliah di luar kampus merupakan bagian dari proses indentifikasi langsung terhadap suatu topik atau kajian, sehingga para mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan dan kemampuan analisis Yang kritis dalam membahas suatu permasalahan.
Dia menyebut, kunjungan ke Museum Djoeang '45 Sumatera Utara adalah bagian dari upaya mempelajari sejarah perjuangan masyarakat Sumatera Utara dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, yang diharapkan dapat membangun, serta meningkatkan kesadaran, motivasi, dan semangat perjuangan kaum intektual.
"Atas terlaksananya kegiatan ini, kami tentu saja sangat berterima kasih atas dukungan dari Dekan Fakuktas Tarbyah dan Keguruan Intitutu Syekh Abdul Halim Hasan, Ibu Dr. Juliani, M.Pd.I., dan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Bapak Indra Satia Pohan, M.Pd.I.," ungkap Wiene.
Sementara itu, narasumber dalam kegiatan ini, Wardika Aryandi, S.S., selaku Pengurus Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) '45 Kota Binjai menjelaskan, Museum Djoeang '45 Sumatera Utara diresmikan pada 18 Agustus 2023, atau bertepatan dengan peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, oleh Letjen (Purn) Edy Rahmayadi, tidak lain Gubernur Sumatera Utara saat itu.
Di dalam ruang galeri gedung berlantai dua ini, dipajang dan diperlihatkan berbagai koleksi masa lalu yang mendeskripsikan kisah perjuangan masyarakat Sumatera Utara melawan penjajah, mulai dari peralatan persenjataan, alat komunikasi, uang kuno, potongan surat kabar, dokumen lama, foto-foto tokoh pejuang, kendaraan, dan berbagai barang bernilai sejarah lainnya.
"Dengan adanya museum ini, diharapkan pengetahuan masa lalu kita, terutama terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, dapat terus ditularkan kepada para generasi muda kita. Sehingga anak dan cucur kita nanti tidak kehilangan jati diri dan identitas sejarahnya," jelas Wardika.
Mahasiswa Program Studi PAI FTK INSAN Kota Binjai, beserta Dosen Pengampu Mata Kuliah Filsafat Sejarah, Dr. (C) Wiene Surya Putra, M.Pd., dan Pengurus DHC BPK '45 Kota Binjai, Wardika Aryandi, S.S., foto bersama di Ruang Galeri Gedung Museum Djoeang '45 Sumatera Utara, Kamis (26/06/2025).
Editor :Wardika

