Jenazah Luis Hutabarat Tiba di Rumah Duka, Bupati Labura dan Kapolres Antar Langsung ke Keluarga
Bupati Labura dan Kapolres Antar Langsung jenazah Luis Hutabarat ke Keluarga
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA – Duka mendalam menyelimuti kediaman keluarga Luis David Hutabarat di Desa Sukarame, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Jenazah Pria yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum TNI di areal perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara itu akhirnya dipulangkan dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah menjalani proses autopsi di RSUD Rantauprapat pada Rabu (17/6/26) sekira pukul 16.20 WIB
Kedatangan jenazah korban ke rumah duka diantar langsung oleh Bupati Labura Dr.H. Hendriyanto Sitorus, SE.,M.M, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. Kasdim 0209/Labuhanbatu Mayor Inf Sondang Hamonangan Tanjung beserta jajaran dan Ketua DPRD Labuhanbatu Utara Rimba Bertuah Sitorus.
Suasana haru langsung pecah saat ambulans yang membawa jenazah tiba di halaman rumah keluarga. Tangis dan ratapan histeris keluarga serta kerabat tak terbendung ketika peti jenazah diturunkan untuk disemayamkan.
Sejumlah anggota keluarga tampak saling berpelukan menahan kesedihan. Isak tangis menggema di sekitar rumah duka, mencerminkan luka mendalam atas kepergian Luis David Hutabarat yang meninggal dalam peristiwa yang kini menjadi perhatian publik di Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Labura Dr.H. Hendriyanto Sitorus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama pemerintah kabupaten Labura, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Luis David Hutabarat. Kami memahami duka yang dirasakan keluarga, dengan rasa prihatin kami berharap keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini", ujar Bupati.
Bupati dua periode tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Labuhanbatu dan jajaran yang telah bergerak cepat melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk proses autopsi terhadap korban.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dan mewakili keluarga korban, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu beserta jajaran yang telah membantu proses autopsi dan penanganan perkara ini,” kata Hendriyanto.
Bupati Hendriyanto Sitorus berharap proses hukum dapat berjalan cepat, transparan, dan memberikan kepastian kepada keluarga korban sehingga tidak menimbulkan keraguan ataupun spekulasi di tengah masyarakat.
“Kami berharap proses hukum ini dapat segera berjalan dengan baik dan tuntas sehingga keluarga korban tidak merasa ragu terhadap penegakan hukum yang sedang berlangsung. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya proses ini kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.
Menurut Hendriyanto, situasi kondusif sangat diperlukan agar penanganan kasus dapat berjalan maksimal dan tidak menimbulkan gejolak yang berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kematian Luis David Hutabarat sebelumnya memicu perhatian luas masyarakat setelah muncul dugaan bahwa korban menjadi korban penganiayaan yang melibatkan oknum TNI di kawasan PT Agrinas Palma Nusantara. Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, aparat telah melakukan autopsi dan saat ini proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Sementara, masih di lokasi duka, Warga setempat yang tak ingin disebutkan namanya, berharap kasus yang merenggut nyawa Luis David Hutabarat dapat diusut secara tuntas dan transparan sehingga keadilan dapat ditegakkan bagi korban maupun keluarga yang ditinggalkan.
" Kami berharap proses hukum berjalan transparan, objektif, dan memberikan keadilan bagi keluarga korban yang kini tengah berduka atas kepergian Luis David Hutabarat", tuturnya
( DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor