Ditabrak Minibus, Pedagang Sayur Meregang Nyawa
Barang bukti dua kendaraan rusak dalam insiden kecelakaan maut di Jalan Letjen Jamin Ginting, Simpang Bangkatan Kota Binjai, Sumatera Utara, Rabu (14/12/2022).
SUMUTNEWS | BINJAI - Nahas menimpa Berani Sembiring (60), seorang petani dan pedagang sayuran, warga Dusun IV, Desa Durianlingga, Kecamatan Seibingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Pria tua tersebut harus meregang nyawa, setelah sepeda motor yang dia kendarai menuju rumah justru bertabrakan dengan sebuah mobil minibus, pada Rabu (13/11/2022) pagi.
Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting, saat diwawancara melalui Kasi Humas, Iptu Junaidi, mengatakan, kecelakaan maut yang dialami korban terjadi di Jalan Letjen Jamin Ginting, Simpang Bangkatan, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, sekira pukul 05.10 WIB.
"Dalam peristiwa ini, korban diketahui meninggal di tempat karena diduga mengalami cedera dan pendarahan serius di kepala," ungkapnya
Sebelum kecelakaan terjadi, menurut Junaidi, awalnya korban yang mengendarai sepeda motor Honda Blade kuning BK 6096 RAI, sambil membawa keranjang berisi sayuran, melintas dari arah Jalan Sultan Hasanuddin menuju Jalan Letjen Jamin Ginting.
"Kemungkinan saat itu korban hendak pulang, setelah selesai berjualan sayuran di Pasar Tavip Binjai," ucapnya.
Dari arah berlawanan, turut melintas dalam kecepatan tinggi mobil minibus sarat penumpang jenis Toyota Avanza hitam BK 1705 OP, yang dikemudikan Aldi Syahputra (18), warga Dusun IX Limaumanis, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
Diduga karena sang pengemudi mobil tidak mampu lagi mengontrol laju kendaraannya, seketika itu pula mobil tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai Berani Sembiring.
Akibat peristiwa ini, korban terkapar tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu sepeda motornya rusak berat. Bahkan sayuran dan seluruh barang bawaan korban ikut berserakan di tengah jalan.
"Melihat kejadian itu, beberapa warga di sana bergegas memberikan pertolongan terhadap korban, serta mengamankan si pengemudi maupun para penumpang mobil," terang Junaidi.
Tidak lama setelah kasus ini dilaporkan sejumlah personel kepolisian dari Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Binjai segera tiba di lokasi kejadian.
Usai menghimpun keterangan beberapa saksi mata di lokasi kejadian, termasuk mengumpulkan barang bukti dalam bentuk dokumen visual, polisi kemudian membawa jenazah korban menuju RSUD Dr Djoelham Kota Binjai.
Bersamaan dengan itu, polisi juga mengamankan pengemudi mobil dan empat penumpangnya untuk diperiksa di Mako Satlantas Polres Binjai, berikut barang bukti dua kendaraan yang terlibat dalam insiden kecelakaan ini.
"Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan ini diduga kuat terjadi karena faktor kelalaian dalam berkendara," jelas Junaidi.
Selain tidak ditemukan kerusakan pada mesin dan perangkat kendaraan, diduga kondisi pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil dalam keadaan mengantuk.
"Diketahui pula si pengemudi mobil tidak memiliki SIM. Namun kita belum dapat pastikan, apakah saat kejadian itu dia sadar atau mabuk. Sebab dia beralasan, dalam keadaan mengantuk saat mengemudi mobil," ujar Junaidi.
Read more info "Ditabrak Minibus, Pedagang Sayur Meregang Nyawa" on the next page :
Editor :Wardika
Source : Humas Polres Binjai

