MUI Binjai Kecam Serangan Israel ke Palestina, Dunia Tak Boleh Diam
Ketua MUI Kota Binjai, Prof. Dr. H.M. Jamil Siahaan, M.A.
SIGAPNEWS.CO.ID | BINJAI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Binjai, Sumatera Utara, mengecam keras serangan bersenjata Israel terhadap wilayah Gaza, Palestina, yang sejauh ini telah menyebabkan lebih dari 2 ribu warga meninggal dunia, dan lebih dari 8 ribu lainnya terluka.
"Terlepas dari upaya militan Hamas yang menginginkan kemerdekaan Palestina, kita mengutuk keras pembantaian dan serangan bersenjata membabibuta Israel terhadap rakyat Palestina. Dunia tidak boleh diam dengan persoalan ini. Sebab ini sudah menyangkut persoalan kemanusiaan," ungkap Ketua MUI Kota Binjai, Prof. Dr. H.M. Jamil Siahaan, M.A., dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/10/2023) siang.
Dikatakan Rektor Universitas Al-Washliyah (UNIVA) Medan ini, serangan bersenjata Israel terhadap wilayah Gaza, Palestina, adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat. Hal ini pun turut memicu kemarahan dan kecaman sebagian besar masyarakat dunia, terutama Umat Islam.
Apalagi menurut Jamil, invasi Israel bukanlah aksi pertama yang dilakukan negara ini, tetapi telah berulang kali selama bertahun-tahun sebagai upaya menduduki wilayah Palestina.
"Tidak sepantasnya di Palestina terjadi pertumpahan darah. Sebab daerah ini merupakan daerah yang diberkahi, karena menjadi tanahnya para Nabi," ujar pria 57 tahun tersebut.
Atas dasar itu, Jamil turut mendesak Pemerintah Republik Indonesia agar bersikap tegas dan melakukan dua langkah konkret, yakni memberikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, dan menyuarakan ke dunia internasional melalui PBB agar Israel diberikan sanksi dan menghentikan serangan bersenjatanya.
"Kita juga menyerukan Umat Islam mendoakan Palestina, agar rakyatnya dapat selamat, hidup dengan aman, damai, dan tentram, serta menjadi negara yang merdeka. Apalagi dari sisi ukhuwah, rakyat Palestina ini saudara seiman kita. Kalau mereka sakit, kita pun ikut merasakannya," tegasnya.
Editor :Wardika

