Tragis, Petugas Parkir di Binjai Tewas Terlindas Kereta Api
Jenazah korban yang masih tergeletak di atas rel kereta api ditutupi warga dengan daun pisang, Senin (22/01/2024) pagi.
SIGAPNEWS.CO.ID | BINJAI - Nasib tragis dialami Muhammad Ryan Syahputra (19), warga Jalan Lobak, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Pemuda malang itu ditemukan tewas mengenaskan di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tepatnya di Jalan Cempaka, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, pada Senin (22/01/2024) pagi.
Dilihat dari kondisi jenazahnya yang penuh luka, korban diduga meninggal dunia akibat terlindas Kereta Api Sri Lelawangsa rute Kwalabingai-Binjai.
Penemuan itu pun sontak membuat warga Jalan Cempaka, Lingkungan VII, Kelurahan Pahlawan, mendadak heboh. Seketika itu, mereka berdatangan menuju lokasi untuk mengenali ciri fisik korban.
Keterangan dihimpun wartawan di lokasi kejadian, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Khairul Akbar, salah seorang warga setempat. Saat itu, korban dalam posisi tergeletak tidak bernyawa di atas rel.
Menurut penuturan warga, sehari-harinya korban dikenali bekerja sebagai petugas pengutip retribusi parkir di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan.
"Kabarnya korban ini anak yatim piatu. Sempat tinggal di Percukaian, Kelurahan Pahlawan, tapi sekarang ini pindah domisili di Gang Sundari, Kelurahan Damai," ujar Rizky, salah seorang warga setempat.
Tidak lama setelah petugas PT KAI Stasiun Binjai dan personel Satlantas Polres Binjai tiba di lokasi kejadian, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Dr RM Djoelham Kota Binjai.
Editor :Wardika

