Hujan Deras, Final Piala Dedi Iskandar Cup Ditunda, Penggagas Turnamen Sampaikan Permohonan Maaf
Hujan Deras Paksa Final Piala Dedi Iskandar Cup 2025 Ditunda, Penggagas Turnamen Sampaikan Permohonan Maaf
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA — Partai puncak Turnamen Mini Soccer Piala Dedi Iskandar Cup 2025 yang mempertemukan PSWS dan Pedampe Sibarani terpaksa ditunda. Semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/12) di Lapangan Tanah Rendah, Tanjung Sari, kondisi cuaca ekstrem memaksa pertandingan urung digelar. Hujan deras yang mengguyur sejak sore membuat lapangan tergenang dan tidak memungkinkan laga dimainkan dengan aman.
Keputusan penundaan diambil setelah panitia melakukan koordinasi dengan para manajer kedua tim finalis. Dengan mempertimbangkan keselamatan pemain dan kualitas pertandingan, seluruh pihak sepakat menunda laga bergengsi tersebut.
Anggota DPRD Sumut Fraksi PKS, Dedi Iskandar, SE, penggagas sekaligus pembina utama turnamen, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah menantikan pertandingan tersebut. Kepada wartawan, pria yang juga menjabat Ketua Puja Kesuma Labura itu menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menghindari risiko yang lebih besar.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka laga final harus ditunda. Saya secara pribadi dan atas nama kepanitiaan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada peserta turnamen, para suporter, dan seluruh penonton," ujarnya.
Dedi menambahkan bahwa pihak panitia telah menetapkan jadwal baru untuk partai pamungkas tersebut. Laga final PSWS kontra Pedampe Sibarani akan dilangsungkan pada Senin, 8 Desember 2025, di lokasi yang sama pada pukul 15.00 WIB.
"Agar para pemain dan penonton dapat menyaksikan pertandingan dengan lebih nyaman, final akan digelar besok. Kami sangat berharap kehadiran para penonton untuk meramaikan pertandingan ini," tambahnya.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Anggota DPRD Sumut F-PKS dua periode tersebut kembali menegaskan permohonan maaf atas tertundanya pertandingan final ini.
"Sekali lagi kami meminta maaf atas penundaan ini. Semua demi kebaikan dan kenyamanan kita bersama," pungkasnya.
Dengan penjadwalan ulang ini, masyarakat pencinta mini soccer di Labura dipastikan masih dapat menikmati laga puncak yang menjanjikan tensi tinggi, sekaligus menjadi penutup rangkaian turnamen bergengsi tersebut.(D2)
Editor :Dedek Muhammad Noor