Bupati Hj. Maya Kukuhkan Bunda PAUD se-Kabupaten, Dorong Penguatan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
Photo : Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya selaku Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu, resmi mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
SIGAPNEWS.CO ID | LABUHANBATU – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., selaku Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu, resmi mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan se-Kabupaten Labuhanbatu di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/7).
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memperkuat peran Bunda PAUD sebagai penggerak layanan pendidikan anak usia dini yang terintegrasi dengan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.
Prosesi diawali dengan pembacaan ikrar yang dipimpin langsung Bupati Maya Hasmita, dilanjutkan penandatanganan naskah pengukuhan, pemasangan selempang, serta penyematan pin kepada perwakilan Bunda PAUD sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Maya menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk para Bunda PAUD di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
"Saya mengajak seluruh Bunda PAUD untuk menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Kita harus membangun optimisme, memperkuat komitmen, serta menjaga konsistensi agar pendidikan anak di Labuhanbatu semakin maju dan berkualitas," ujar Maya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan layanan PAUD sejalan dengan kebijakan nasional. Pemerintah Pusat melalui PP Nomor 47 Tahun 2008 serta arah pembangunan dalam RPJMN 2025–2029 menempatkan program Wajib Belajar 13 Tahun sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjamin akses pendidikan, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak sejak usia dini, mulai dari kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan secara menyeluruh.
Maya berharap Bunda PAUD yang telah dikukuhkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga dapat melahirkan generasi Labuhanbatu yang cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing di masa depan.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Labuhanbatu, Nurleha Ritonga, melaporkan bahwa pengukuhan kali ini diikuti oleh 7 Bunda PAUD tingkat kecamatan, 15 Bunda PAUD desa, dan 10 Bunda PAUD kelurahan.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Pendidikan juga akan menggelar Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten pada Oktober mendatang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan sekaligus seleksi menuju Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional yang direncanakan berlangsung pada November 2027.
Nurleha menambahkan, pengukuhan Bunda PAUD merupakan salah satu persyaratan administratif yang harus dipenuhi untuk mengikuti ajang apresiasi di tingkat kabupaten maupun nasional.
Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Ny. Wan Jumasari Dewi, perwakilan Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu, pimpinan OPD, para camat, lurah, kepala desa, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kegiatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan dan sesi foto bersama.
Editor :Dedek Muhammad Noor