Pria Ditemukan Tewas Tergantung, Polsek Kualuh Hulu Lakukan Olah TKP
Photo: Warga digegerkan Ditemukan pria Tewas Tergantung di Rumah Orang Tuanya
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA — Warga Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumah orang tuanya, Rabu (5/8/26) siang. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di salah satu kamar rumah yang berada di Jalan Kapten Zubit.
Korban diketahui berinisial SLM alias SAUT Selarang Simatupang alias Viktor. Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB setelah ibu kandung korban menemukan anaknya sudah tidak bernyawa dalam kondisi tergantung di dalam kamar.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Piket Fungsi Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim dipimpin Kanit Intel Polsek Kualuh Hulu selaku Perwira Pengawas (Pawas), Ipda Rinaldi Tanjung didampingi personel Aiptu Suzico R, Aipda Jekson Manik Simamora, S.Pd., Bripka A.S. Simarmata, Bripka Darwin Simanjuntak, dan Bripda Dastanil Arifin.
Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus, SH.,MH membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan.
Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan ibu kandung korban, sekitar pukul 09.00 WIB korban baru pulang ke rumah usai menjalani pengobatan. Saat itu korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada sang ibu.
" Korban mengatakan kepada ibunya, 'Mak, udah gak tahan lagi kurasa, panas kali kurasa dadaku.' Setelah itu ibunya selesai memasak dan menyuruh korban makan. Sekitar pukul 11.00 WIB, ibu korban keluar rumah," ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, masih kata Kapolsek, Sekitar pukul 13.30 WIB, saat kembali ke rumah, ibu korban tidak menemukan anaknya di ruang depan. Setelah mencari ke beberapa ruangan, ia masuk ke kamar dan mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung.
" Melihat korban dalam keadaan tergantung Sang ibu sontak berteriak histeris sehingga warga sekitar berdatangan dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kualuh Hulu", ucapnya menambahkan.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan korban ditemukan tergantung menggunakan tali nilon putih yang diikatkan pada kayu ventilasi jendela kamar. Di dekat tubuh korban terdapat sebuah kursi plastik berwarna biru yang diduga digunakan sebelum peristiwa terjadi.
Dalam peristiwa tersebut, Petugas melakukan identifikasi terhadap posisi korban dan kondisi di TKP. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bekas jeratan pada leher korban yang konsisten dengan gantung diri. Selain itu, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban selama ini diketahui mengalami gangguan psikologis akibat penyakit yang dideritanya dan telah berulang kali menjalani pengobatan.
"Keluarga menerangkan korban mengalami depresi atau stres karena menderita TB-HIV dan sudah berulang kali menjalani pengobatan. Dari hasil penyelidikan sementara juga tidak ditemukan adanya permasalahan lain yang melatarbelakangi kejadian ini," kata AKP Citra Yani.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan meyakini korban meninggal akibat gantung diri. Keluarga juga membuat surat pernyataan resmi menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Dalam penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari dua saksi, yakni ibu kandung korban, Tiurma Nababan, serta seorang tetangga bernama Bernike Malini Samosir.
Hingga proses olah TKP selesai dilakukan, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.(DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor