Tim Anti Bandit Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Ekstasi di Aek Kanopan
Tim Anti Bandit Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pengedar Ekstasi di Aek Kanopan Timur
SIGAPNEWS.CO.ID | LABUHANBATU UTARA — Tim Unit Anti Bandit Polsek Kualuh Hulu, Polres Labuhanbatu, berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ekstasi, Sabtu (11/4/26) sekitar pukul 15.00 WIB.
Terduga pelaku berinisial ASS alias Ahmad Syofwan Syah, warga Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, ditangkap di kawasan Gazali Karim, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 10 butir narkotika jenis ekstasi dengan berat bruto total 4,15 gram. Rinciannya, lima butir ekstasi merek Rolex berwarna biru dengan berat 2,22 gram dan lima butir ekstasi merek WA berwarna hijau dengan berat 1,93 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit sepeda motor Honda CB 150 R warna putih tanpa plat nomor.
Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Br Barus, SH., MH, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim yang dipimpin oleh Kanit II IPDA Ramadhan Ilal, S.E., S.H.
“Tim berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku laki-laki bernama Ahmad Syofwan Syah berikut barang bukti berupa 10 butir narkotika jenis ekstasi dengan berat keseluruhan 4,15 gram bruto,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya dan rencananya akan diedarkan. Ia juga menyebutkan bahwa ekstasi tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial SAIFIN INDRA alias IIN, warga Panjang Bidang I Gunting Saga, yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Pengakuan pelaku, narkotika tersebut akan dijual kembali. Sementara pemasoknya masih dalam lidik,” tambahnya.
Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kualuh Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah tersebut.(DMN)
Editor :Dedek Muhammad Noor